Artikel kali ini membahas tentang Komunikasi, defenisi dan pengertiannya. Ulasan tentang defenisi dan pengertiannya ini lumayan panjang karena saya berusaha mengumpulkan berbagai sudut pandang para ahli komunikasi serta argumentasi yang mereka pahami. Karena itu tulisan sengaja saya buat berseri semata-mata agar secara kategori lebih rapi dan anda tidak cepat bosan dengan halaman postingan yang karena sangat panjang hingga melorot jauh ke bawah (?).
Tiga Konseptualisasi Komunikasi
Berbicara tentang komunikasi, setidaknya ada 3 kerangka pemahaman mengenai komunikasi, yaitu komunikasi sebagai tindakan satu arah, komunikasi sebagai interaksi dankomunikasi sebagai transaksi. (John R. Wenburg, dkk.).
Pembahasan kali ini akan menjelaskan Komunikasi sebagai tindakan satu arah
Komunikasi sebagai tindakan satu arah
Komunikasi sebagai tindakan satu arah adalah suatu perspektif atau pemahaman populer mengenai komunikasi manusia adalah suatu komunikasi yang mengisyaratkan penyampaian pesan searah dari seseorang (bisa juga sebuah lembaga) kepada seseorang atau sekelompok orang.Komunikasi dianggap suatu proses linear yang di mulai dengan sumber atau pengirim dan berakhir pada penerima, sasaran atau tujuannya. Dalam hal ini Pidato adalah salah satu contoh proses komunikasi satu arah. Michael Burgon menyebutnya sebagai “source oriented defenition” atau defenisi komunikasi berorientasi sumber.
Perspektif ini menganggap komunikasi sebagai “intentional act” atau tindakan yang di sengaja. Defenisi ini tentu saja mengabaikan komunikasi yang tidak di sengaja atau pesan yang tidak direncanakan seperti nada suara, ekspresi wajah atau isyarat lainnya yang sulit kita kontrol.
Konsep komunikasi sebagai tindakan satu arah menyoroti penyampaian pesan yang efektif dan mengisyaratkan bahwa semua kegiatan komunikasi bersifat instrumental dan persuasif.
Berikut beberapa defenisi komunikasi yang mendukung komunikasi sebagai tindakan satu arah:
- Carl I. Hovland, “Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang (komunikator) menyampaikan rangsangan-rangsangan (biasanya lambang-lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain (komunikan).
- Gerald R. Miller, “Komunikasi terjadi ketika suatu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat yang di sadari untuk mempengaruhi perilaku penerima”.
- Everett M. Rogers, “Komunikasi adalah proses di mana suatu ide dialihkan dari sumber kepada satu penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka”.
- Harold Laswell, mendefinisikan komunikasi sebagai “Who says what in wich channel to whom with what effect”. – Untuk defenisi Laswell ini saya akan membahasnya dalam artikel tersendiri –
Demikian penjelasan tentang Komunikasi Satu Arah sebagai bagian dari 3 (tiga) Konseptualisasi Komunikasi. Selanjutnya silahkan membaca konseptualisasi kedua yaitu, Komunikasi sebagai interaksi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar